Example 728x250
Berita DaerahHiburan

Dari Panggung Lokal Menuju Profesional 30 Talenta Musik Simalungun Bersiap Hadapi Sertifikasi Kompetensi

27
×

Dari Panggung Lokal Menuju Profesional 30 Talenta Musik Simalungun Bersiap Hadapi Sertifikasi Kompetensi

Share this article
Dari Panggung Lokal Menuju Profesional 30 Talenta Musik Simalungun Bersiap Hadapi Sertifikasi Kompetensi

Dari Panggung Lokal Menuju Profesional, 30 Talenta Musik Simalungun Bersiap Hadapi Sertifikasi Kompetensi

SIMALUNGUN(HUNTERNEWSTODAY .COM)

Example 300250

Sebanyak 30 talenta musik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Musik dan Penyanyi Solo pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif, sekaligus mempersiapkan para peserta menghadapi uji sertifikasi kompetensi pada 31 Oktober 2026.

Pelatihan yang berlangsung di Ara Cafe & Eatery, Kabupaten Simalungun, merupakan bagian dari program Aktivasi Creative Hub yang bertujuan menghidupkan ruang-ruang kreatif sebagai pusat pembelajaran, pengembangan bakat, serta kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif daerah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Johnny William Maukar dan Tamam Hoesein yang berbagi pengetahuan serta pengalaman di industri musik. Materi pelatihan mencakup peningkatan kemampuan bermusik dan bernyanyi, kualitas penampilan di atas panggung, serta pemahaman mengenai standar profesionalisme dalam membangun karier di industri musik.

Tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, pelatihan ini juga mendorong peserta memahami pentingnya manajemen karier, etika profesi, serta perlindungan hak dan kepentingan profesional sebagai bagian dari kesiapan memasuki dunia kerja kreatif.

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta dijadwalkan menjalani uji sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kemampuan peserta berdasarkan standar kompetensi yang berlaku.

Peserta yang dinyatakan kompeten berpeluang memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pengakuan atas keterampilan profesionalnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperluas kesempatan kerja, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di industri musik.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, R. Adi Mukhtar Rivai, menekankan bahwa kemampuan teknis perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap aspek profesionalisme. Menurutnya, musisi profesional tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bermusik, tetapi juga harus mampu mengelola karier dan menjaga hak serta kepentingan profesionalnya.

Sementara itu, dukungan terhadap pengembangan talenta musik daerah juga disampaikan Pulung K. Sinaga dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun. Pelatihan dan sertifikasi kompetensi dinilai dapat menjadi sarana untuk mengembangkan bakat alamiah menjadi keterampilan profesional yang terukur.

Penguasaan teknik vokal, musikalitas, kemampuan tampil di panggung, serta etika dalam berpenampilan menjadi bekal penting bagi talenta lokal untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan industri musik yang semakin kompetitif.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kreatif di Kabupaten Simalungun.

Melalui program Aktivasi Creative Hub, talenta musik Simalungun diharapkan tidak hanya mampu berkembang di tingkat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

Penguatan kompetensi dan sertifikasi profesional menjadi langkah penting agar talenta musik daerah semakin siap bersaing, memperoleh pengakuan atas keterampilannya, dan membangun karier yang berkelanjutan di industri kreatif.

BY. DANIEL PURBA SP. MM