Example 728x250
Berita Daerah

Korban Tenggelam di Tano Ponggol Ditemukan Pemkap Samosir Sampaikan Ungkapan Duka

231
×

Korban Tenggelam di Tano Ponggol Ditemukan Pemkap Samosir Sampaikan Ungkapan Duka

Share this article
Korban Tenggelam di Tano Ponggol Ditemukan Pemkap Samosir Sampaikan Ungkapan Duka

Korban Tenggelam di Tano Ponggol Ditemukan, Pemkap Samosir Sampaikan Ungkapan Duka

HUNTERNEWSTODAY COM/Samosir

Example 300250

Proses pencarian korban sudah dilaksanakan oleh Tim dari Basarnas sejak hari Sabtu (20/09/2025) dengan mengunakan peralatan yang dimiliki, pada hari Senin 22/09/2025 sekitar pukul 09.30 Wib, tim Basarnas berhasil menemukan posisi Owen Siregar serta dapat dievakuasi dari kedalaman lebih kurang 4 meter. Tidak berselang lama, korban atas nama Jendri Pardede juga ditemukan sekitar pukul 09.50 wib disekitaran penemuan korban pertama.

Baca Juga:  Peringati Hari Juang TNI AD 2024, Kodim 0207 Simalungun Adakan Bakti Sosial, Donor Darah, dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Kepala BPBD Kabupaten Samosir Sarimpol Simanihuruk yang turun kelapangan bersama Koordinator Basarnas Danau Toba, Erikson Gultom, menyampaikan kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan sebelum diserah terimakan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka masing-masing. Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut. “Pemkab. Samosir turut berdukacita atas kejadian ini, semoga keluarga dapat iklas dan tabah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, Kepolisian, TNI dan seluruh lapisan masyarakat yang turut membantu pencarian,” kata Sarimpol Simanihuruk.

Baca Juga:  Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum PGRI Sumut, Saiful Abdi Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Kompetensi Guru

Kepala Tim Basarnas Danau Toba Erikson Gultom menjelaskan pencarian dilakukan dengan peralatan sonar, Aqua eye dan menurunkan 6 orang tim selam. Dengan ditemukannya korban, Erikson menyampaikan bahwa proses pencarian ditutup dan seluruh personil akan ditarik kembali ke pos masing-masing.

Sementara itu, salah satu penyelam Holmes Hutapea menjelaskan, arus di terusan tano ponggol tidak ada, kendala pencarian korban diakibatkan visibilitas minim dengan jarak pandang hanya 1 m. “Semalam sudah dilakukan penyelaman ditempat yang sama dan kemungkinan korban tertutup sedimen lumpur, dan tadi sudah mulai naik kemungkinan karena sudah ada proses pembusukan dan disitu kita temukan. Jarak korban pertama dengan korban kedua sekitar 5-7 meter” ungkapnya. (Red)