Polsek Gunung Malela Himbau Warga Tidak Panik, Jasad Yang Digali Orang Tak Dikenal di Tpu Muslim Telah Dimakamkan Kembali Dengan Layak
BUNTERNEWSTODAY COM
SIMALUNGUN, 3 Mei 2026 — Ketenangan warga Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, sempat terguncang pada Minggu pagi, 3 Mei 2026, menyusul penemuan mengejutkan di Tempat Pemakaman Umum Muslim Jalan Mawar, Huta II. Sebuah makam ditemukan telah digali dan jasad di dalamnya dipindahkan oleh orang yang tidak dikenal. Namun Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara bertindak cepat dan profesional, memastikan situasi kembali kondusif serta menghimbau seluruh warga agar tidak perlu panik.
Saat dikonfirmasi pada Minggu, 3 Mei 2026, sekira pukul 14.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan bahwa penanganan kejadian ini mencerminkan wujud nyata Polri yang berintegritas dan humanis. “Polres Simalungun melalui Polsek Gunung Malela hadir langsung di lapangan dan menangani situasi ini dengan cepat, tertib, dan penuh empati kepada keluarga serta masyarakat sekitar. Kami memastikan ketenangan warga tetap terjaga,” ujar AKP Verry Purba.
Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., menceritakan bahwa informasi mengejutkan tersebut diterimanya dari Pangulu Pamatang Simalungun pada Minggu, 3 Mei 2026, sekira pukul 10.15 WIB. Tanpa menunggu, AKP Hengky langsung memimpin personelnya meluncur ke lokasi kejadian. “Begitu menerima informasi dari Pangulu, saya langsung bergerak bersama anggota menuju TPU Muslim Jalan Mawar. Setibanya di lokasi, kami membenarkan adanya jasad yang sudah mulai membusuk tergeletak di luar makam, berjarak sekitar 15 meter dari posisi pemakaman semula,” ucap AKP Hengky B. Siahaan.
Dari hasil penyelidikan dan keterangan warga di sekitar lokasi, terungkap bahwa jasad tersebut adalah almarhum Muhammad Yatim, pria berusia 84 tahun, beragama Islam, beralamat di Jalan Cempaka, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Almarhum diketahui telah dimakamkan secara resmi pada Selasa, 24 Maret 2026, di TPU Muslim yang sama. Penemuan mengejutkan ini pertama kali dilaporkan oleh Bambang (57), penjaga makam TPU Huta II Nagori Pamatang Simalungun, yang menemukan kondisi tersebut saat menjalankan tugasnya pada pukul 10.15 WIB.
Menyikapi situasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, AKP Hengky B. Siahaan secara tegas menyampaikan himbauan kepada seluruh warga. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Nagori Pamatang Simalungun dan sekitarnya untuk tidak perlu panik. Polsek Gunung Malela telah hadir di lokasi, situasi sudah terkendali, dan kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang telah menggali dan memindahkan jasad almarhum. Kepercayaan masyarakat kepada kami adalah prioritas utama,” ungkap AKP Hengky dengan nada menenangkan.
Setelah dilakukan koordinasi yang intensif antara pihak kepolisian, keluarga almarhum, Pangulu Pamatang Simalungun Martua Manik, dan tokoh masyarakat setempat, pihak keluarga Muhammad Yatim menyatakan dapat menerima kejadian tersebut dengan lapang dada. Keluarga memutuskan untuk tidak mengajukan laporan resmi dan hanya memohon satu hal yang paling utama — agar jasad almarhum segera dimakamkan kembali secara layak sesuai syariat Islam.
Permohonan keluarga tersebut langsung dipenuhi. Personel Polsek Gunung Malela bahu-membahu bersama keluarga, masyarakat Nagori Pamatang Simalungun, dan unsur aparatur desa membantu proses pemakaman kembali almarhum Muhammad Yatim secara Islami dan bermartabat. Prosesi berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.
Kehadiran dan respons cepat Polsek Gunung Malela dalam menangani peristiwa sensitif ini sekali lagi menegaskan bahwa Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, adalah institusi yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi sandaran ketenangan jiwa masyarakat — berintegritas, humanis, dan selalu terdepan melayani dengan sepenuh hati.
Ini






